Home » , » Jilbaber Backpacker ke Singapura

Jilbaber Backpacker ke Singapura

Written By Isti on Thursday, 25 October 2012 | 15:44

Berdasarkan jadwal itenery yang dibuat sama Dewi, kami akan ke Chinatown.Chinatown Singapura atau secara lokal dikenal sebagai "Niu Che Shui" yang memiliki makna sejarah dan budaya. Seperti Singapura tumbuh dengan imigran lebih Cina, banyak imigran Cina menetap di daerah lain juga. Kepadatan di Chinatown sudah terkenal, dan banyak yang pindah di Pembangunan Perumahan Dewan pemerintah Singapura (HDB) pada tahun 1960 - dengan perumahan HDB pertama di Queenstown, dan kemudian untuk perumahan perkebunan lainnya HDB di Toa Payoh, dan Ang Mo Kio.


Bagian besar Chinatown telah dinyatakan situs warisan nasional, dan ditunjuk untuk konservasi oleh Urban Redevelopment Authority. Chinatown Singapura berada dalam wilayah tertutup oleh Kreta Ayer, Telok Ayer, Tanjong Pagar, Bukit Pasoh dan Ann Siang Hill. Kreta Ayer adalah kata Melayu yang berarti "air cart" mirip dengan nama Cina "Niu Che Shui" adalah dalam jantung Chinatown Singapura. Atraksi wisata seperti Chinatown Heritage Centre, Chinatown Food Street dan Pasar Malam Chinatown terletak di Kreta Ayer. Telok Ayer - Para pemukim Cina awal dari China menetap di sini, dan Hock Keng Thian Cina Kuil 1830-1842 dibangun.
Para jilbaber

Suasana di Chinatown

 Saat ini, upaya konservasi oleh Urban Redevelopment Authority telah diperbaharui ruko banyak restoran rumah dan pub. Tanjong Pagar - The Station Jinrickshaw, terletak di persimpangan Neil Road dan Tanjong Pagar Road, dibangun pada tahun 1903, menjabat sebagai pusat pendaftaran untuk becak. Itu diubah menjadi klinik ketika becak dihilangkah pada tahun 1947. Pada akhir 1980-an, itu termasuk dalam Kawasan Konservasi Pagar Tanjong oleh Urban Redevelopment Authority, dan diperbaharui untuk toko-toko dan restoran rumah. Bukit Pasoh - Dikenal juga sebagai "Street of Clans" di mana beberapa asosiasi budaya dan klan China terletak di sini. Saat ini, daerah penuh dengan hotel butik dan restoran internasional. Sagu Lane dan Sago Street mendapatkan nama mereka karena ada sejumlah pabrik sagu terletak di sana pada 1840-an. Ann Siang Hill - Hari ini, daerah ini dipenuhi dengan toko-toko, kafe dan pub.

The Sri Mariamman Temple adalah kuil Hindu tertua di Singapura, terletak di Pagoda Street. Selama tahun 1850-an dan 1880-an, Pagoda Street dipenuhi perempat kuli dan sarang opium.

Pura Sri Mariamman

Setelah keliling-keliling cuci mata di Chinatown, kamipun mencari mesjid buat sholat. Jalan Masjid ini dinamai Masjid Jamae. Masjid ini dibangun pada tahun 1830. Pada tahun-tahun awal, Jalan Masjid adalah tempat kandang untuk peternakan sapi perah.Waduh, bisa aja nih Singapura, kandang sapi disulap jadi mesjid.

 Langit cerah di mesjid bernuansa Melayu
SHARE

About Isti

9 comments :

  1. Tuh kayaknya poto deket fullerton ya? yang jelas kalau ke chinatown mesti pinter-pinter nawar pas belanjanya :p

    ReplyDelete
  2. Singapura punya banyak peninggalan sejarah yg mendidik banget kalau kita teluauri :)

    ReplyDelete
  3. dulu waktu ke singapur saya malah sempat dipenjara
    biarpun langsung dilepas lagi :P

    ReplyDelete
  4. Di chinatown itu barang2 pernik2 nya lucu2 yah heheheee

    ReplyDelete
  5. Keren.. jalan - jalan mulu.. :D
    kalau mau jalan lagi, ajak-ajak yaah ^__^

    ReplyDelete
  6. Jika ingin mencari kelapa Thai di S'Pore,bisa di nikmati di China Town:)

    ReplyDelete
  7. kalo mau gabung jadi backpacker gmna deh ?

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ^_^