Qatar Part 1
Akhirnya aku kembali ke Doha, Qatar. Ternyata banyak yang belum tau letak Doha itu dimana. Tapi kalo dibilang dekat Dubai, baru deh orang pada manggut-manggut. Oh, kamu ke Dubai? Hiks... Doha memang kalah populer dengan Dubai yang mempunyai gedung tertinggi di dunia ini. Padahal jarak keduanya hanya 7 jam naik mobil. Selain itu, Doha dan Dubai beda negara. Kalo Dubai Uni Emirat Arab sedangkan Doha ibukota negara Qatar.
Doha sedang dalam tahap pembangunan menuju negara Arab yang modern. Dengan sumber penghasilan gas dan minyak, menjadikan Qatar sebagai salah satu negara berpenghasilan kapita tertinggi di dunia. Tak ayal, banyak pendatang dari berbagai negara mengadu nasib disini.
Dan sayangnya, jumlah wanita yang berada di Qatar hanya 1/4 dari penduduknya. Banyak para pekerja kelas menengah yang tidak bisa membawa keluarga mereka untuk tinggal di Qatar karena biaya hidup yang tinggi. Jadilah, wanita disini makhluk incaran.
Ini pengalaman 2 tahun yang lalu. Ketika aku pertama kali datang ke kota ini. Hanya karena ingin menghirup udara segar di pagi hari, aku jalan-jalan disekitar rumah. Ada satu mobil yang mengikutiku, orang Arab dengan pakaian abaya putih. Dia berhenti tepat di depanku. Aku takut setengah mati. Lalu akupun menyebrang. Eh, dia masih mengikutiku. Lalu katanya dia pengen kenalan sama aku. Hm..Alasan yang klise.
Lalu, kemarin, aku sedang menunggu Taksi. Kejadian yang sama hampir terulang lagi. Kali ini orang India yang menawarkan tumpangannya. Deuh..ogah deh.
Tapi jangan khawatir, tingkat kejahatan di sini jauh lebih rendah dibandingkan di Indonesia. Mereka hanyalah cowok-cowok kesepian :D.
Saya juga berani gantung-gantungan
1 day ago







2 comments:
wah makhluk incaran..
Assalamualaikum Mb' Isti :)
Senang membaca blog nya Mb' Isti ceritanya bikin pengen ke Doha hehehe..
Mb' Isti ada YM nggak? ato FB gitu..mau tak add boleh ya :)
Post a Comment